Rabu, 29 Juni 2011

Perolehan Suara SBY-Boediono di Pilpres 2009



Jumlah penduduk saat itu: 234.693.997
DPT: 171.068.667
Golput 28%: 171.068.667 X 28% = 47.899.226,8
Suara tidak sah: 2%

Pemilih yg menggunakan hak pilih:
171.068.667 - 47.899.227 = 123.169.440

Suara tidak sah:
123.169.440 X 2% = 2.463.388,8

Suara sah:
123.169.440 - 2.463.388 = 120.706.052

#Yg pilih SBY:
120.706.052 X 60% = 72.423.631,2
Prosentase:
72.423.631/ 171.068.667 X 100% = 42%

#Yg tidak pilih SBY:
171.068.667 - 72.423.631 = 98.645.046
Prosentase:
98.645.046/ 171.068.667 X 100% = 58%

Kesimpulan:

SBY dipilih 42% = 72.423.631 pemilih
SBY tidak dipilih 58% = 98.645.046 pemilih

Dari total 234.693.997 rakyat Indonesia

#Yang tidak memilih SBY adalah:
234.693.997 - 72.423.631 = 162.270.366 rakyat
Prosentase:
162.270.366/234.693.997 X 100% = 69%

#Yang memilih SBY adalah:
234.693.997 - 162.270.366 = 72.423.631
Prosentase:
72.423.631/234.693.997 X 100% = 31%

Jadi pernyataan rezim SBY bahwa SBY dipilih 60% rakyat Indonesia adalah MENYESATKAN.!

Kebosanan dan Kejenuhan Terhadap Pemerintahan SBY-Boediono

Kebosanan dan kejenuhan politik melanda kaum muda dan mahasiswa karena kehilangan harapan dan kepercayaan pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Wakil Presiden Boediono.

Aksi demo menjadi satu-satunya pilihan ketika harapan dan kepercayaan itu hilang. Mengapa? Ada berbagai kegagalan besar yang terjadi dalam pemerintahan SBY-Boediono. Kegagalan itu harus dievaluasi dan diperbaiki jika SBY-Boediono memang berkomitmen mengangkat harkat dan martabat bangsa ini.

Aksi massa di depan Istana Merdeka Jakarta juga untuk membawa pesan atas adanya kegagalan itu dan juga bentuk keprihatinan masyarakat. Setidaknya para pakar dan analis menyampaikan, ada lima kegagalan pemerintahan SBY-Boediono yang sangat dirasakan masyarakat.

Pertama, kedaulatan dan ketahanan ekonomi nasional. Hal ini terlihat dari ketidakmampuan pemerintah dalam melindungi kekayaan alam dari eksploitasi dan penguasaan asing.

Kedua, pemerintah dinilai gagal melindungi industri kecil dan menengah dengan memberlakukan perjanjian perdagangan bebas atau Asean-China Free Trade Agreement.

Ketiga, pemerintah juga dinilai gagal menegakkan negara hukum yang ditandai dengan kemerosotan wibawa aparatur penegak hukum serta skandal korupsi politik diduga melibatkan unsur-unsur yang terkait dengan pemerintah.

Keempat, pemerintah juga dinilai gagal menyejahterakan dan melindungi petani, buruh, nelayan, kaum miskin, dan buruh migran.

Kelima, pemerintahan SBY-Boediono gagal mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyehatkan bangsa.Indonesia terus dikuasai kekuatan asing. Kapitalisme ganas kian menjerumuskan rakyat ke dalam kemiskinan dan pengangguran.

Sementara itu, di sisi legislatif, fungsi legislasi dan pengawasan yang dilakukan DPR sangat lemah. DPR hanya copy paste 70-an UU produk asing yang merugikan kepentingan nasional. Ini adalah kolonialisme baru dari kekuatan asing untuk menjajah dan menghisap ekonomi Indonesia.

Karena itu, hari-hari ini, pemerintahan SBY bakal menghadapi gerakan masyarakat sipil yang mencabut mandat dan mendesaknya mundur. Namun SBY-Boediono masih terus berusaha untuk berkuasa meski mandat rakyat sudah dicabut dari mereka. Inilah pemerintahan yang sah secara legal-formal, namun terancam ambruk akibat kurangnya legitimasi sosial dan kultural.

Awal tahun 2011 berbagai organisasi massa, mahasiswa, lintas agama, dan golongan menyatakan mau berdemonstrasi untuk menurunkan SBY-Boediono. Revolusi adalah jalan satu-satu yang diambil untuk turunkan rezim penipu dan bobrok ini. Para aktivis sudah mulai gerah untuk turun gelanggang dan berdemonstrasi di jalanan atau gedung parlemen. Mereka tidak puas lantaran kinerja pemerintahan SBY melempem. Rakyat tidak juga merasakan kesejahteraan.

Para aktivis tengah menggalang kekuatan untuk menggelar Gerakan Revolusi 2011 yakni demonstrasi mengerahkan massa pertengahan tahun 2011. SBY-Boediono dinilai gagal karena kehidupan negara, bangsa, dan rakyat terpuruk makin dalam.

Tinggalkan janji-janji sorga reformasi, saatnya sekarang kita R.E.V.O.L.U.S.I...!.!.!

Selasa, 07 Juni 2011

Threekingdom - Dua Belas Tokoh Hero


 Sun Ren(孫仁)

Nama Lain: Sun Shang Xiang (孫尚香)
Kingdom Origin: Wu (Sun Jian)

Sun Ren dikenal juga dengan nama Sun Shang Xiang, yang berasal dari kerajaan WU (Sun Jian). Dia adalah anak perempuan dari Sun Jian, merupakan saudara kandung dari Sun Ce dan Sun Quan.

Dari kecil dia dilatih dengan keras bersama saudara - saudaranya, menyebabkan dia adalah salah satu jendral Wu yang kuat tidak kalah dengan kaum laki-laki.


Guo Jia(郭嘉)

Nama Lain: Fengxiao (奉孝)
Masa Hidup: 170 – 207
Kingdom Origin: Wei (Cao Cao)

Guo Jia adalah ahli strategi dan penasehat Cao Cao, terkenal akan kejeniusannya dalam membantu Cao Cao memenangkan pertempuran melawan Lu Bu, Yuan Shao dan Suku WuHuan.

Lahir di Yangdi dan pertama kali mengabdi dibawah Yuan Shao, tetapi menilai Yuan Shao sebagai orang yang tidak dapat melihat kemampuan orang lain sehingga meninggalkan pegabdiannya.

Guo Jia meninggal karena sakit pada 207, pada umur 37. Setahun setelah kekalahan Cao Cao pada Battle of Red Cliff, Cao Cao berkata bahwa “Jika Guo Jia masih hidup, kita tidak akan mengalami kekalahan ini” menunjukkan betapa geniusnya Guo Jia.


Xun Yu (荀彧)

Nama Lain: Wenruo (文若)
Masa Hidup: 163 - 212
Kingdom Origin: Wei (Cao Cao)

Xun Yu berasal dari Yungchuang, keluarga yang terpandang. Kontribusinya pada pasukan Cao Cao sangatlah besar. Dialah yang merekomendasi beberapa orang kepada Cao Cao seperti Xun You, Guo Jia dan Sima Yi. Mereka ini lah para penasehat yang menjadi inti dari kekuatan Cao Cao dalam memenangkan berbagai pertempuran.


Xiahou Dun(夏侯惇)

Nama Lain: Yuanrang (元讓)
Masa Hidup: ? – 220
Kingdom Origin: Wei (Cao Cao)

Xiahou Dun salah satu jenderal terkuat Cao Cao. Lahir di Qiao, dalam umur 14 melukai seseorang yang berani menghina gurunya. Sikap ganasnya sudah terkenal sejak muda. Bergabung dengan Cao Cao bersama saudaranya Xiahou Yuan.

Bertempur bersama Cao Cao di SiShui Pass dan HuLao Pass untuk menumpas tirani Dong Zhuo. Dalam pertempuran itu matanya terkena panah CaoXing. Dengan mengabaikan rasa sakit dia berkata “Darah untuk Ayahku, abu buat ibuku, aku tidak dapat membuang mataku”, lalu memakan matanya dan membunuh CaoXing dengan tombak.


Xiahou Yuan(夏侯淵)

Nama Lain: Miaocai (妙才)
Masa Hidup: ?- 219
Kingdom Origin: Wei (Cao Cao)

Xiahou Yuan adalah saudara dari Xiahao Dun. Terkenal sebagai salah satu jenderal Cao Cao. Didalam sejarah terkenal didalam menaklukan Song Jian dibarat, Xiahou Yuan membawa pasukan dan menginvasi hanya dalam 1 bulan, penaklukan ini berakibat takluknya suku Qiang kepada Kerajaan Wei. Bahkan Cao Cao berkata “Aku tidak dapat melakukannya sebaik dirimu”


Zhang Zhao(張昭)

Nama Lain:  Zibu (子布)
Masa Hidup: 156 - 236
Kingdom Origin: Wu (Sun Jian)

Zhang Zhao adalah pejabat sipil yang mengabdi di kerajaan Wu pada jaman 3 Kingdoms. Lahir di wilayah Jiangsu, kaum terpelajar yang belajar tentang tulisan jaman kuno. Kecerdasannya terdengar sampai ke Sun Ce, dan meminta dia untuk mengabdi kepada kerajaan Wu.

Kemampuan politiknya tidak dapat diragukan lagi, bahkan pada saat Sun Ce sakit keras dia berkata kepada saudara dan penerusnya “Apabila ada urusan internal konsultasikan dengan Zhang Zhao”


Zhou Yu(周瑜)

Nama Lain: Gongjin (公瑾)
Masa Hidup: 175 - 210
Kingdom Origin: Wu (Sun Jian)

Terkenal sebagai ahli taktik militer yang paling hebat yang dimiliki oleh kerajaan Wu. Lahir di Lujiang, belajar dan berteman dengan Sun Ce pada masa kecil. Pertempuran yang paling terkenal yang dia hadapi adalah Battle of Red Cliff. Dimana Zhao Yu yang memegang kekuasaan tertinggi pada saat itu.

Dengan kejeniusannya memasang perangkap yang menyebabkan hancurnya kekuatan kapal Cao Cao dan memaksanya mundur ke Xuchang. Selain terkenal akan kejeniusannya, Zhao Yu juga terkenal sebagai seorang pemuda yang sangat tampan dan rendah hati.


Sun Ce(孫策)

Nama Lain: Bofu (伯符)
Masa Hidup: 175 - 200
Kingdom Origin: Wu (Sun Jian)

Sun Ce adalah jendral militer dan anak tertua dari Sun Jian. Pada saat kematian Sun Jian, Sun Ce baru saja mencapai usia 16 tahun. Dengan bantuan Zhang Zhao, Zhou Yu dan berbekal beberapa ratus pasukan militia, dia berhasil mendirikan dasar bagi kerajaan Dong Wu (Eastern Wu) dimana saudaranya Sun Quan menjadi kaisar pertama.


Zhuge Liang (諸葛亮)

Nama Lain: Kong Ming (孔明)
Masa Hidup: 181 - 234
Kingdom Origin: Shu (Liu Bei)

Zhuge Liang adalah Chancellor of Shu Han pada jaman 3 Kingdoms. Dia dikenal sebagai ahli strategis yang termasyur dijamannya. Selalu dikenali menggunakan jubah dan membawa kipas dari bulu bangau. Lahir di Yangdu County pada masanya dikenal sebagai “Crouching Dragon” karena kebijaksanaanya. Pada Battle of Red Cliff (tahun 208), aliasi antara Liu Bei dan Sun Jian berhasil mengalahkan Cao Cao yang menyebabkan Liu Bei mendapatkan wilayah kekuasaannya.

Zhuge Liang terkenal sebagai penemu jenius, yang menemukan landmine, wheel barrow, Zhuge Crossbow, dan balon udara yang disebut Kongming Lantern. Semua penemuannya menjadi cikal bakal teknologi perang yang digunakan pada masa sesudahnya.


Xu Shu (徐庶)

Nama Lain: Yuanzhi (元直)
Masa Hidup: ?
Kingdom Origin: Shu (Liu Bei)

Xu Shu salah satu penasehat Liu Bei. Dan berperan memberikan masukan pada saat melawan Cao Cao. Dia yang mengalahkan pasukan Cao Cao dibawah pimpinan Cao Ren dalam pertempuran antara Cao Cao melawan Liu Bei.

Xu shu adalah orang yang disegani oleh Cao Cao dan berulang kali menggunakan tipu muslihat Xu Shu agar mau mengabdi padanya. Xu Shu lah yang memberikan rekomendasi kepada Liu Bei agar mencari dan menjadikan Zhuge Liang penasehatnya.


Guan Yu (关羽)

Nama Lain: Yunchang (雲長)
Masa Hidup: 160 - 219
Kingdom Origin: Shu (Liu Bei)

Guan Yu adalah seorang jendral yang melayani Liu Bei pada jaman 3 Kingdoms. Lahir di county Xie, Guan Yu bersama dengan Zhang Fei merupakan saudara angkat dari Liu Bei.

Guan Yu merupakan sosok penting dalam peperangan yang menuju pada kehancuran Dinasti Han dan dibangunnya Shu Han dimana Liu Bei adalah kaisar pertamanya.


Zhang Fei (張飛)

Nama Lain: Yide (益德)
Masa Hidup: 167 - 221
Kingdom Origin: Shu (Liu Bei)

Zhang Fei adalah jenderal sekaligus saudara angkat Liu Bei. Dalam novel Romance of Three Kingdoms diceritakan bahwa Zhang Fei merupakan seorang pemabuk yang bersikap sangat keras pada bawahannya. Namun menurut sejarah, tidak ada yang menggambarkan Zhang Fei sebagai seorang pemabuk. Ketangguhannya sebagai petarung tidak ada yang meragukannya.

Pada Battle of Changban saat Liu Bei dikejar oleh pasukan Cao Cao, Zhang Fei dengan 20 orang pasukan berkuda menghadang dijembatan dan berteriak menantang semua pasukan Cao Cao. Tak ada seorang pun yang berani mendekat.