Kamis, 05 Mei 2011

Bulan Sabit dan Bintang Bukan Lambang Islam

 


Bulan sabit dan bintang hampir selalu diasosiasikan dengan agama Islam atau muslim. Tak salah, memang, jika masyarakat muslim dikaitkan dengan simbol tersebut. Orang bisa dengan menunjuk buktinya: tak kurang dari sepuluh negara muslim – mayoritas penduduknya mengaku beragama Islam – memasang simbol bulan sabit dan bintang, bulan sabit dan lambang lain, atau bintang saja sebagai lambang negara atau bendera. Shahihkah pernyataan bahwa bintang dan bulan sabit adalah lambang Islam?

Di kalangan masyarakat muslim, bulan sabit dan bintang digunakan dengan intensitas yang sangat tinggi. Sekilas orang akan menyangka bahwa peran simbol bulan sabit dan bintang di agama Islam sama penting dengan lambang salib di agama Nasrani. Bahkan ada penulis Amerika beragama Kristen yang menulis buku berjudul (dalam terjemahan Indonesia) Salib dan Bulan Sabit. Nampaknya orang di luar Islam pun menangkap betapa pentingnya lambang bulan sabit dan bintang di alam pikiran masyarakat muslim.

Negara-negara muslim yang menggunakan lambang bulan sabit dan bintang (atau bulan sabit saja) antara lain Turki, Komoro, Tunisia, Aljazair, Mauritania, Maladewa, Pakistan, Malaysia, Turkmenistan, Uzbekistan. Sesuai dengan definisi di atas, yang disebutkan di atas adalah negara-negara yang mayoritas penduduknya mengaku beragama Islam. Dengan definisi ini, saya tidak memasukkan Singapura karena masyarakat muslim hanyalah minoritas di negara tersebut (±14%).


Di Indonesia penggunaan lambang bintang dan bulan sabit berserakan di setiap sudut permukiman. Yang dimaksud adalah lambang bulan sabit dan bintang yang terpasang di atas kubah 'bawang' aluminium. Kubah 'bawang' telah menjadi salah satu mata pencaharian sangat besar perajin aluminium. Saat ini kebanyakan orang Indonesia merasa kurang afdhal jika tidak terpasang kubah 'bawang' di atap masjid. Tentu saja, di atasnya terlihat mencuat lambang bulan sabit dan bintang. Kadang-kadang terpasang juga sebentuk lafazh nama اﷲ 'Allah'.

Kelompok lain di masyarakat muslim yang gemar menggunakan lambang bulan sabit dan bintang (atau tanpa bintang) adalah partai politik 'berhaluan Islam'. Yang paling awal adalah Partai Sarekat Islam Islam Indonesia dan Madjlis Sjura' Muslim Indonesia (Masjumi) di Pemilu 1955. Menyusul setelah itu Muslimin Indonesia, Partai Bulan Bintang, Partai Sarekat Islam 1905, Partai Sarekat Islam, Partai Keadilan (dan penerusnya, Partai Keadilan Sejahtera). Partai-partai tersebut adalah yang menggunakan lambang bulan sabit dan bintang atau bulan sabit tanpa bintang.


Ada lagi partai-partai politik 'berhaluan Islam' yang menggunakan lambang bintang yang dikombinasikan dengan lambang lain, misalnya Partai Nahdlatul Ummat dan Partai Kebangkitan Ummat. Partai-partai itu merupakan tempat bernaung warga Nahdlatul Ulama (NU). Oleh karena itu, yang digunakan pada dasarnya adalah lambang NU juga: jagat lintang sanga (bumi dan sembilan bintang).


Yang agak jarang tersorot adalah lambang organisasi lokal. Di antaranya bendera GAM (Gerakan Aceh Merdeka). Bendera GAM adalah bendera berwarna dasar merah dengan dua strip hitam/putih horisontal. Di antara kedua strip tersebut ada lambang bulan sabit dan bintang. Di kalangan masyarakat muslim Aceh yang terkenal religius, tentunya pencantuman lambang ini berkesan sangat dalam. Hal ini berlaku bila lambang bulan sabit dan bintang benar-benar dikaitkan dengan agama Islam. Lambang yang mirip digunakan juga oleh gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia.
                                                                             
Setelah dipaparkan peran lambang 'Bulan Sabit dan Bintang', terlihat jelas bahwa begitu besar peran lambang tersebut di masyarakat muslim. Tak salah rasanya bila orang-orang menganggap bahwa Bulan Sabit dan Bintang adalah lambang masyarakat muslim, bahkan ada yang menganggapnya lambang agama Islam. Anggapan ini merata luas di masyarakat muslim dan non-muslim. Contoh konkretnya, lambang 'Bulan Sabit dan Bintang' setelah judul utama di atas didapatkan dari font Wingdings di Microsoft Windows™. Kode Unicode U+262A. Lambang tersebut ditempatkan setelah deretan Salib dan Bintang David (Yahudi) dan sebelum lambang Yin-Yang, Om (Hindu) dan Mandala (Buddha). Jelas sekali maksud si penyusun: lambang bulan sabit dan bintang adalah lambang agama/keyakinan spiritual.

Seperti telah disebutkan di atas, bagi banyak orang peran penting lambang bulan sabit dan bintang bagi masyarakat muslim hampir-hampir seperti peran lambang salib di agama Kristen. Toh, lagi-lagi akan timbul pertanyaan di pikiran orang yang cukup penasaran: benarkah lambang Bintang dan Bulan Sabit adalah lambang agama Islam?

Bukti-bukti arkeologis menunjukkan bahwa lambang bulan sabit dan bintang telah lama digunakan sebelum masa Islam. Imperium Persia telah menggunakan lambang bulan sabit dan bintang. Bahkan, lambang tersebut tercantum pada mata uang yang diterbitkan pada masa Khosrau II. Dialah Kisra yang dikisahkan merobek-robek surat Rasulullah . Gambar bisa dilihat di bawah ini.

Mata Uang Emas Persia, Bergambar Khosrau II
Perhatikan bulan sabit dan bintang di atas kepala.
Empat pasang bulan sabit dan bintang di empat penjuru!

Lambang bulan sabit telah digunakan oleh masyarakat Yunani yang mendirikan kota βυζαντιον (orang Romawi menyebutnya Byzantivm) sejak ± 670 SM. Mereka menggunakan lambang tersebut dalam kaitannya dengan penyembahan kepada αρτεμισ Artemis, dewi bulan dan perburuan.

Lambang Byzantion (kemudian: Constantinopolis)
Bulan Sabit Artemis/Diana

Kota Byzantium jatuh ke tangan Romawi pada abad ke-2 SM. Tidak ada perubahan berarti di sana karena bangsa Romawi sangat mengagumi budaya Yunani. Justru setelah Yunani dikuasai, bangsa Romawi makin ter-Yunani-kan. Ibadah agama Yunani kuno pun diserap ke dalam agama Romawi dan dipertahankan, di antaranya penyembahan kepada Artemis. Di dalam istilah Romawi dewi Artemis dikenal dengan nama Diana.

 αρτεμισ / Diana
hiasan di kepalanya melambangkan bulan sabit

 Mata uang Perak romawi, bergambar Ivlivs Caesar
Bulan sabit di belakang kepala

Ketika Kaisar Constantinvs I berkuasa (306-337), dia membuat perubahan-perubahan besar pada tahun 330, di antaranya:
1. Dia memindahkan ibukota Romawi dari Roma ke kota Byzantium. Dia ganti nama kota itu menjadi Nova Roma, artinya 'Roma Baru'. Dalam percakapan sehari-hari, orang pada zaman itu juga menyebut kota itu Κωνσταντινουπολη (Constantinopolis), artinya 'Kota Constantinus'. Orang sekarang biasa menyebutnya Istanbul (keputusan pemerintah sekuler Republik Turki sejak 1928).
2. Dia menyatakan agama Nasrani sebagai agama negara. Sebelumnya beberapa kaisar Romawi telah memberikan kebebasan beragama kepada orang Nasrani, tetapi tidak sebagai agama negara. Sebelumnya lagi, para kaisar Romawi seolah-olah berlomba-lomba membantai penganut Nasrani.

Keputusan-keputusan di atas selanjutnya mempengaruhi karakter kota Constantinopolis atau Konstantinopel. Kota Konstantinopel yang sebelumnya yang sebelumnya adalah kota penyembah Artemis/Diana dari agama Yunani kuno berubah menjadi kota Kristen. Lambang kota yang berbentuk bulan sabit ditambahi lambang bintang yang melambangkan Bunda Maria, ibunda Yesus Kristus (salah satu gelar yang diberikan kepadanya adalah stella maris, 'bintang lautan'). Sejak saat itu, lambang Bulan Sabit dan Bintang menjadi lambang kota Konstantinopel, ibukota Romawi.

Lambang Constantinopolis 
Bulan Sabit (Artemis) dan Bintang (Bunda Maria)

Sejak abad ke-15, masyarakat Turki Utsmani (ada masyarakat Turki dari suku lain, misalnya Kazakh, Uzbek, Turkmen) telah menguasai banyak wilayah Romawi. Pada tahun 1453, pasukan Turki Utsmani (orang Barat menyebutnya Ottoman) memasuki Konstantinopel, sekaligus mengakhiri pemerintahan Romawi yang telah berusia ± 2000 tahun (jika dihitung sejak pendirian kota Roma).

 Wilayah Turki Utsmani pada berbagai masa [creator: Atilim Gunes Baydin]

Dipimpin oleh Sultan Muhammad II (محمّد), pasukan Turki yang mayoritas beragama Islam menganti lagi karakter kota Konstantinopel menjadi kota yang bergaya Asia dan bercorak budaya masyarakat muslim. Nama kota dipertahankan, tetapi disesuaikan dengan lidah Arab (sebagaimana yang diucapkan oleh Rasulullah Muhammad ), yaitu قسطنطينيّة Qusţanţīniyyah, 'Kota Konstantin'.

 Muhammad II, Sultan Turki Utsmani

Pemerintah Turki Utsmani mengubah banyak hal, juga mempertahankan banyak hal.
1.     Konstantinopel/ Qusţanţīniyyah menjadi ibukota Kesultanan Turki Utsmani, dan di kemudian hari menjadi ibukota Khilafah Utsmani (terjadi saat Sultan Salīm I (سليم) mengambil alih kekuasaan khilafah dari Khalifah Abbasiyah terakhir, Al-Mutawakkil-billāh III (المتوكّل بالله), di Qahirah/Kairo)
2.    Gereja αγια σοφια Hagia Sofia, gereja pusat penyebaran agama Kristen Orthodox, diubah menjadi masjid; patung-patung Nasrani disingkirkan, gambar-gambar ditutup.
3.    Arsitektur khas Romawi Timur, diwakili oleh Gereja Hagia Sofia, menjadi model untuk pembangunan masjid-masjid di seluruh wilayah Utsmani (kubah adalah ciri khas yang paling terlihat)
4.    Lambang Konstantinopel, Bulan Sabit dan Bintang, menjadi lambang berbagai kesatuan di laskar Utsmani; di kemudian hari lambang tersebut bahkan menjadi lambang Khilafah Utsmani.

Kubah adalah gaya khas bangunan penting dan kuil-kuil Romawi (Barat dan Timur). Di Gaya Arsitektur Romawi Timur mempengaruhi tempat-tempat ibadah di negeri-negeri beragama Kristen Orthodox, misalnya Rusia, Bulgaria, Romania.

Bentuk Asli Gereja Hagia Sofia di Konstantinopel

 Gereja Santo Vasily di Moskwa

 Katedral Santo Aleksander Nevskiy di Sofia, Bulgaria

Dengan beralihnya kekuasaan khilafah dari keluarga Abbas (Abbasiyah, Arab) ke tangan keluarga Utsmani (Turki), negeri-negeri Islam mulai memandang dinasti Utsmani dan Konstantinopel sebagai pengayom dan model kehidupan. Hal ini sempat terjadi di Timur Tengah. Di masa inilah masjid-masjid dipasangi kubah dan menara (menyerupai Masjid Aya Sofia, bekas Gereja Hagia Sofia), bulan sabit dan bintang meraih popularitas di masyarakat muslim.

 Bendera Khilafah Utsmani pada periode 1844-1922

 Bekas Masjid Aya Sofia, sekarang Museum Aya Sofia
di Istanbul (dahulu Constantinopolis/Qusţanţīniyyah)
Masjid Selimiye (Sultan Salim) di Edirne (dahulu: Adrianopolis)

 Masjid Biru (Masjid Sultan Ahmad) di Istanbul
(dahulu: Constantinopolis/Qusţanţīniyyah)

Nampaknya karena Nusantara terlalu jauh dari Turki, negeri-negeri di Nusantara menerima pengaruh Utsmani sedikit.saja, di antaranya penggunaan lambang Bulan Sabit dan Bintang serta kubah di masjid-masjid. Hingga kini dua ciri khas itu tetap menempel di masyarakat muslim Indonesia. Orang pun nampaknya sudah tidak tahu, lupa, atau tidak peduli asal-usul lambang bulan sabit dan bintang yang bernuansa pemujaan berhala dan agama Nasrani.

 Bendera Republik Turki sejak 1936
sama persis dengan bendera Khilafah Utsmani, proporsi berbeda

Tidak ada bukti barang ataupun atsar yang menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah memerintahkan umat Islam untuk menggunakan lambang bulan sabit dan bintang ataupun memberi contoh penggunaannya. Satu-satunya 'bulan sabit' yang penting bagi umat Islam adalah hilal, 'bulan sabit' tipis sekejap, tanda awal bulan baru (tanggal 1). Namun, hilal memang bukan bulan sabit (tanggal 4-5). Tanpa adanya contoh dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan sahabat-sahabatnya, tidak layak bagi umat Islam mencanangkan lambang bulan sabit dan bintang sebagai lambang Islam.

Sumber: http://mathetaon.wordpress.com/2008/02/24/bulan-sabit-dan-bintang-lambang-islam

Kematian Osama bin Laden


  

Bila hari ini adalah tanggal 1 April dan bukan tanggal 2 Mei kita bisa mengabaikan berita utama pagi ini sebagai sebuah lelucon bodoh April/April Mop bahwa Osama bin Laden tewas dalam baku tembak di Pakistan dan cepat-cepat dikuburkan di laut.  Mendengar berita seperti itu, kita harus menerimanya sebagai sebuah bukti lagi bahwa kepercayaan pemerintah Amerika Serikat tidak hanya terbatas semata-mata terhadap orang-orang Amerika yang mudah ditipu.

Pikirkanlah tentang hal ini.  Bagaimana mungkin bahwa seseorang yang diduga menderita penyakit ginjal dan membutuhkan dialisis dan  di samping itu ia juga menderita diabetes serta tekanan darah rendah, selamat di dalam persembunyiannya di  gunung selama satu dekade?  Jika bin Laden bisa mendapatkan peralatan dialisis dan perawatan medis yang diperlukan karena kondisinya, bukankah pengiriman peralatan dialisis akan dikirim ke tempat persembunyiannya? Mengapa diperlukan waktu sepuluh tahun untuk menemukan Osama bin Laden?

Pertimbangkan juga klaim berikut yang diulang-ulang oleh media Amerika Serikat yang merayakan kematian bin Laden secara berlebihan, bahwa "bin Laden menggunakan jutaan dolar untuk membiayai kamp pelatihan teroris di Sudan, Filipina, dan Afghanistan, mengirim 'pejuang suci' untuk memicu revolusi dan berjuang bersama dengan pasukan fundamentalis muslim  di Afrika Utara, di Chechnya, Tajikistan dan Bosnia".  Terlalu banyak kegiatan untuk dibiayai dengan hanya  jutaan dolar yang dimilikinya (mungkin Amerika Serikat  harus melemparkan tanggung jawabnya kepada Pentagon), tapi pertanyaan utamanya adalah: bagaimana bin Laden dapat  memindahkan uangnya?  Apakah sistem perbankan yang membantunya?  Pemerintah Amerika Serikat  berhasil merampas  aset orang dan aset negara, contohnya kasus Libya yang paling terbaru.  Mengapa tidak bisa dilakukan kepada aset bin Laden?  Apakah ia membawa  $100juta dolar dalam bentuk lempengan emas dan mengirim utusan untuk membayar biaya operasinya yang berjauhan?

Berita utama pagi ini memiliki reputasi peristiwa bertahap.  Tanda-tanda bau busuk dari laporan berita media sarat dengan pernyataan yang berlebihan, dari sorak-sorai kegembiraan sambil  mengibarkan bendera dengan meneriakkan "USA USA." Mungkinkah sesuatu yang lain akan terjadi?

Tidak diragukan lagi Presiden Obama sangat membutuhkan nilai kemenangan.  Dia telah melakukan kesalahan yang  bodoh dengan memulai kembali perang di Afghanistan, dan sekarang setelah berlangsung satu dekade Amerika Serikat berperang di Afghanistan, dimana saat ini menghadapi jalan buntu, jika bukan kekalahan.  Perang yang dilakukan oleh rezim Bush/Obama telah membuat bangkrut Amerika Serikat, meninggalkan defisit yang besar dan menurunkan nilai tukar dolar di belakang mereka.  Sementara pemilihan umum sudah semakin mendekat waktunya.

Berbagai kebohongan dan penipuan seperti "senjata pemusnah massal," dan terakhir tindakan-tindakan pemerintah Amerika Serikat  yang berkonsekuensi mengerikan bagi Amerika Serikat sendiri dan dunia.  Tapi tidak semua tipuan sama.  Ingat, dari seluruh alasan untuk menyerang Afghanistan yang utama adalah untuk menangkap bin Laden.  Sekarang Presiden Obama menyatakan bin Laden telah ditembak mati di kepalanya oleh pasukan khusus Amerika Serikat yang beroperasi di sebuah negara yang merdeka dan Osama dikuburkan di laut, oleh karenanya tidak ada alasan untuk melanjutkan perang.

Perhaps the precipitous decline in the US dollar in foreign exchange markets has forced some real budget reductions, which can only come from stopping the open-ended wars. Until the decline of the dollar reached the breaking point, Osama bin Laden, who many experts believe to have been dead for years, was a useful bogyman to use to feed the profits of the US military/security complex.

Mungkin penurunan tajam dalam nilai mata uang dolar Amerika Serikat di pasar valuta asing telah memaksa pengurangan beberapa anggaran belanja nyata, dan hal tersebut hanya bisa dilakukan dengan menghentikan perang terbuka.  Sampai penurunan nilai dolar mencapai titik puncaknya, Osama bin Laden, yang oleh banyak ahli dipercaya telah mati selama bertahun-tahun, dimana sebenarnya Osama bin Laden merupakan seorang bogyman yang berguna dalam rangka memberikan keuntungan kepada militer Amerika Serikat / security complex. [Sumber: globalresearch.ca]



Osama bin Laden Telah Meninggal Beberapa Tahun Lalu


Oleh: David Icke


CNN dan media korporasi melaporkan malam ini dan mengaku bahwa aset CIA, Osama bin Laden telah dibunuh oleh militer Amerika Serikat di sebuah rumah besar di luar ibukota Pakistan, Islamabad bersama dengan anggota keluarga lainnya.

Dalam pidaton kenegaraannya, Obama mengatakan ia memerintahkan serangan yang diduga telah membunuh Osama. Isi pidatonya yang lain mengikuti naskah standar propaganda mengenai perang terhadap teror.  Sebuah tim kecil pasukan Amerika telah menewaskan bin Laden dalam pertempuran di sebuah kompleks perumahan di Pakistan, dalam sebuah pernyataan dramatis yang disampaikannya pada larut malam di Gedung Putih, Associated Press melaporkan pidato Presiden Obama yang a.l. mengatakan sebagai berikut:

Obama mengatakan bahwa militer mengamankan jenazah Osama.  Namun masih harus diselisik  dengan teliti apakah pemerintah akan berusaha untuk memberikan bukti bahwa jenazah tersebut memang adalah Osama bin Laden.


Membunuh Osama bin Laden adalah sebuah masalah yang cukup besar.  Anda akan berpikir bahwa mengambil foto pemimpin teror merupakan kepentingan pasukan Amerika Serikat, hal tersebut sulit untuk dipahami, bahkan menunjukkan dengan jelas adanya propaganda, seperti sebuah pergiliran peristiwa penting, namun korporasi media tidak memberi apa-apa kepada kita, selain foto palsu yang sudah usang berusia tahunan.  Tentu saja hal ini akan masuk akal, kecuali bilamana saja seseorang mencoba untuk menyembunyikan sesuatu, karena faktanya bahwa mayat Osama telah di es agar tetap dalam keadaan baik, walau sudah berselang satu dekade.


Menurut beberapa laporan, tubuh Bin Laden dengan tergesa-gesa "dikuburkan di laut," yang berarti bahwa cerita komik mengenai pembunuhan dramatis didasarkan hanya pada ungkapan kata-kata yang kurang kredibel dari pemerintah Amerika Serikat." [sumber: davidicke.com]



Osama bin Laden Telah Meninggal Beberapa Tahun Lalu

Oleh: Kurt Nimmo and Alex Jones

"Perang melawan teror terus berlangsung, namun malam ini Amerika telah mengirimkan pesan jelas: Tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan, keadilan akan dilakukan, "kata mantan presiden Bush.  Pada tahun 2006, Bush mengakui bahwa menangkap Osama bukan merupakan prioritas utama.


Pada bulan Pebruari 2004, Radio pemerintah Iran menyatakan “sudah sejak lama” Osama bin Laden telah ditangkap di wilayah perbatasan Pakistan dengan Afghanistan. Pentagon dan pejabat Pakistan membantah laporan itu.  "Osama bin Laden telah ditangkap sejak lama, tapi Bush berniat untuk menggunakannya untuk manuver propaganda dalam pemilihan presiden," kata laporan radio tersebut.

Osama bin Laden meninggal karena gagal ginjal segera setelah serangan September 11 September 2001.  Pada tahun 2002, Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan bahwa Bin Laden sakit ginjal, dan bahwa ia membutuhkan mesin dialisis ketika ia tinggal di Afghanistan.  Pada tahun yang sama, pejabat kontra-terorisme FBI, Dale Watson, berkata, "Saya pribadi berpikir dia mungkin sudah tidak bersama kita lagi."

Menurut Fox News, seorang pemimpin Taliban mengatakan kepada Pakistan Observer pada tanggal 21 Desember 2002, bahwa Bin Laden menderita komplikasi paru-paru serius dan meninggal pada pertengahan Desember di sekitar pegunungan Tora Bora.  Sumber itu mengklaim bahwa bin Laden dimakamkan secara terhormat di tempat tinggal terakhirnya dan kuburannya dibuat sesuai keyakinan Wahabi.

Alex Jones diberitahu langsung dalam siaran radio pada tahun 2002 oleh pejabat teras anggota Dewan Hubungan Luar Negeri [CFR] bahwa Osama Bin Laden telah meninggal karena gagal ginjal pada awal tahun 2002.

"Saya memperoleh informasi tersebut dari [sumber] pejabat teras dalam pemerintahan Bush... bahwa bin Laden meninggal karena sudah sampai ajalnya dan bahwa keluarganya telah memberikan tubuhnya untuk CIA, bahwa mereka merencanakan akan memanfaatkannya tepat sebelum pemilu, bahwa mayat Osama saat ini diawetkan dengan es.  Mereka akan mengklaim bahwa mereka yang telah membunuhnya tepat sebelum pemilu," kata Alex pada saat itu.

"Jones memberikan peringatan bahwa intelijen bisa menyampaikannya sebagai disinformasi, akan tetapi ia menyatakan bahwa sumber basisnya di Austin yang sangat dekat dengan pemerintahan Bush dan informasi kredibel yang sama telah diterimanya di masa lalu," tulis Paul Joseph Watson pada bulan Agustus 2002

Selama Pemilu 2004, CNN melaporkan bahwa orang dalam Partai Demokrat telah diberitahu bahwa George W. Bush akan menggunakan tubuh Bin Laden sebagai - sesuatu yang dapat menyokong kemenangan bilamana diungkap [as an ace-in-the-hole] - kalau dia berpikir bahwa dirinya berada dalam bahaya dan kalah dalam pemilihan 2004.  Ini mengkonfirmasikan sebagai bukti bahwa Jones memang telah diberi informasi oleh CFR dan yang lain-lainnya.

Pada tahun 2003, mantan Menteri Luar Negeri, Madeleine Albright mengatakan kepada analis Fox News Channel, Morton Kondracke, ia menduga bahwa Bush tahu keberadaan Osama bin Laden dan menunggu saat yang paling menguntungkan secara politis untuk mengumumkan penangkapannya.


Benazir Bhutto, yang tewas dalam serangan bom bunuh diri pada akhir tahun 2007, menyatakan bahwa Osama bin Laden telah dibunuh oleh Ahmed Omar Saeed Sheikh, seorang pria yang dihukum karena penculikan dan pembunuhan jurnalis Daniel Pearl.


Pekan lalu bersamaan dengan pernyataan yang disampaikan Obama, dikeluarkan akte kelahiran yang sangat mencurigakan. Kedua peristiwa tersebut merupakan usaha psikologis yang mungkin meramalkan kejadian yang jauh lebih signifikan dalam hari-hari ke depan, karena dewasa ini dolar Amerika Serikat terus kehilangan status cadangannya, demikian juga kegagalan untuk memulihkan ekonomi seperti yang dijanjikan, serta meluasnya peperangan di Libya, Pakistan, dan Afghanistan.

Ketangkasan propaganda Obama menjadi terkenal, sebagaimana kubu Demokrat mendepak penawaran pemimpin pemilihan presiden mereka melawan sejumlah pesaing dari kubu Republik yang telah mengkritik keras tidak hanya pada kemampuannya mengatasi permaslahan ekonomi  akan tetapi juga dalam mengendalikan rekayasa perang melawan teror.